Minggu, 29 April 2012

Contoh Naskah Radio tentang Pendidikan


Bagimana menulis untuk radio? mulai dari menulis naskah siaran, naskah iklan, naskah berita , naskah tentang pendidikan dan yang lainnya, ada aturan yang berbeda dari menulis biasa atau menulis untuk media cetak dan media lainnya. Menulis untuk radio adalah menulis sesuatu yang ingin kita sampaikan dan dengarkan. dengan kata singkatnya menulis untuk radio sama dengan menulis untuk telinga.

Naskah Radio Tentang Pendidikan
Naskah radio ini sama dengan naskah radio siaran pada umumnya namun naskah ini lebih tertuju pada tentang pendidikan. Isi dalam naskah ini tentunya bersifat mengajar. Kesulitan saya dalam membuat naskah ini adalah ketika menentukan materi. Dalam menentukkan materi itu tidak bisa asal karena kembali lagi bahwa naskah ini bersifat mengajar. Kita harus mendalami atau mengetahui materi yang akan kita tulis jangan sampai materi yang kita tulis itu berlebihan atau mengajarkan tidak benar.
Dalam menulis sebuah dialog pertanyaan antara narasumber dengan penyiar itu harus lebih detail dan sederhana, tujuan nya agar pendengar tidak bingung apa tujuan yang kita sampaikan. Tips dari saya dalam menulis dialog pertanyaan  adalah menggunakkan rumusan 5W (Who,What,When,Where,Why) 1H (How). Ketika kita membuat sebuah pertanyaan kita pun harus memiliki jawaban yang benar dan nyambung apa yang ditanyakan sebelumnya.
Satu hal yang perlu diperhatikan dalam membuat naskah radio pendidikan ini yaitu kita menulis naskah tujuan nya untuk siapa atau kategori apa (Pelajar SD,SMP,SMA,Mahasiswa Dan Lain-lain).

Berikut adalah contoh Naskah Radio Pendidikan dari Mbah Google

NASKAH
“profesionalisme dan kompetensi guru”

Musik : IN-UP-DOWN-OUT

Narator : Inilah siaran Radio Pendidikan UNIMED FM. Siaran ini ditujukan
bagi mahasiswa/I yang mengikuti mata kuliah Profesi Kependidikan yang akan disajikan dan dikembangkan oleh mahasiswa/I jurusan teknologi pendidikan FIP UNIMED

Musik : UP-DOWN-OUT

Narator : selamat pagi pendengar Radio Pendidikan UNIMED FM. Pagi ini kita
disini hadir untuk berbagi ilmu dengan para pendengar sekalian tentang “profesionalisme dan kompetensi guru” dalam mata kuliah “profesi kependidikan”

Musik : IN-UP-DOWN-OUT

Narator : Dengan mengikuti program siaran radio ini, diharapkan kamu dapat:
1. mampu menyebutkan profesionalisme dan kompetensi guru
2. mampu mengaplikasikan profesionalisme dan kompetensi guru
3. membantu calon guru dan para guru dalam meningkatkan profesionalisme dan kompetensinya sebagai tenaga pengajar

FX : Musik “melody” diputar panjang

Narator : Baiklah pendengar yang masih setia di frekuensi ini, mari kita dengar
penjelasan “profesionalisme dan kompetensi guru” dari penyaji kita mahasiswa/i jurusan teknologi pendidikan FIP UNIMED. Silahkan!

Penyaji I : Oke, baiklah “Profesionalisme dan Kompetensi Guru”
Profesionalisme berasal dari kata dasar profesi yang berasal dari bahasa latin yaitu professare yang artinya deklarasi keyakinan seseorang sesuai dengan pengetahuan, pengalaman dan tata nilai yang dimilikinya .
Profesionalisme dalam suatu pekerjaan/jabatan menurut Djojonegoro ditentukan oleh tiga factor penting, yaitu:1) memiliki keahlian khusus yang dipersiapkan oleh program pendidikan keahlian atau spesialisasi, 2) memiliki kemampuan untuk memperbaiki kemampuan (keterampilan dan keahlian khusus), dan 3) memperoleh penghasilan yang memadai sesuai dengan pendidikannya dan keahliannya.

Narator : Jadi, profesionalisme memiliki arti deklarasi keyakinan seseorang
sesuai dengan pengetahuan, pengalaman dan tata nilai yang dimilikinya. Bukankah begitu?

Penyaji I : ya, benar.

Narator : Lalu, bagaimana dengan kriteria sehingga dikatakan bahwa suatu
pekerjaan dinyatakan profesional?

Penyaji I : Ehem…ehem…, merujuk pendapat Houle,suatu pekerjaan dinyatakan
professional apabila memenuhi criteria berikut:
1. memiliki landasan pengetahuan yang kuat
2. harus berdasarkan atas kompetensi individual
3. memiliki system seleksi dan sertifikasi
4. ada kerjasama dan kompetisi yang sehat antar sejawat
5. adanya kesadaran professional yang tinggi
6. memiliki prinsip-prinsip etik (kode etik)
7. memiliki system sanksi profesi
8. adanya militansi individu
9. memiliki organisasi profesi

Narator : Jadi, seorang guru ahrus memenuhi kesembilan kriteria tersebut?

Penyaji I : ya, tentunya

Musik : UP-DOWN-SLOW

Narator : Bagaimana dengan kebijakan pemerintah kita dari DEPDIKNAS
tentang profesi guru itu sendiri?

Penyaji I : Baiklah,kita akan lanjutkan dengan “kebijakan DEPDIKNAS dalam
Pengembangan Profesi Guru/Pendidik”, yakni:
• menteri menetapkan kebijakan pembinaan dan pengembangan profesi dan karir guru pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah atau masyarakat
• pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib membina dan mengembangkan guru pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah atau masyarakat.
• Sesuai dengan pasal 42 UU RI No.20 tahun 2003 mengamanatkan bahwa pendidik harus memiliki kualifikasi minimum dan sertifikasi sesuai dengan kewenangan mengajar, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Narator : wah…pemerintah juga ternyata turut andil dalam bagian ini, dan
bukan hanya itu, pemerintah daerah dan guru/pendidik yang profesional juga, ya kan?

Penyaji I : ya, benar…

Narator : Oke, baiklah para pendengar, jangan pindah gelombang dulu ya, tetap
di sini di UNIMED FM radio pendidikan! Karena kami akan kembali dengan ilmu-ilmu yang lebih menarik lagi,setelah yang berikut ini.

Musik : lagu

Narator : Oke pendengar UNIMED FM radio pendidikan, itu dia tadi lagunya
Firgie dengan Big girls. Sekarang kita akan lanjut perbincangan kita tentang “profesionalisme guru” sebagai pendidik

Narator : dari tadi yang menyajikan saudara josua saja ya, sekarang kita tanya
saudara sisma. Bagaimana pandangan tataran nasional terhadap masalah profesi guru tersebut?

Penyaji II : Baiklah, saya akan jelaskan tataran nasional terhadap masalah profesi
guru, yakni:
a. sepanjang sejarah kemerdakaan, penghargaan pemerintah terhadap profesi guru relative rendah. Pembangunan pendidikan selalu diarahkan pada komponen pendidikan di luar guru sebagai komponen utama dalam proses menghasilkan warga Negara yang kompotitif dan berkualitas.
b. Bangsa dan Negara ini membutuhkan jumlah guru yang sangat banyak sesuai dengan jumlah penduduknya yang terus menerus menigkat. Untuk itu diperlukan political will atau komitmen yang tinggi dari legislatif dan eksekutif untuk menyediakan anggaran rutin berupa gaji dan tunjangan, meskipun harus mengurangi anggaran pembangunan pada sector lain.
c. Profesi guru diperlukan oleh seluruh masyarakat, namun perhatian masyarakat khusunya dunia usaha dan industri untuk membantu guru dalam melaksanakan pekerjaan/jabatannya secaara professional masih sangat rendah.
d. Dalam kondisi keberanian untuk menyediakan anggaran peningkatan kompetensi guru masih rendah, pemerintah tetap melupakan usaha peningkatan penghasilan agar memiliki kemampuan secara mandiri dalam melakukan usaha peningkatan kompetensi/profesionalitasnya.
e. Globalisasi menghadapkan bangsa Indonesia pada keharusan mempersiapkan warga Negara yang memiliki SDM yang berkualitas dan kompetitif, yang memerlukan guru professional dalam jumlah yang cukup dan berkualitas tinggi. Dalam menghadapi kondisi itu, tanpa komitmen dan political will pemerintah (legislative dan eksekutif) untuk meningkatkan gaji atau penghasilan guru, maka sulit untuk menghadapi tantangan masa depan seperti disebutkan di atas.
f. Globalisasi akan berdampak ketergantungan suatu bangsa pada bangsa lain yang semakin tinggi.

Narator : Ada 6 tataran tataran nasional terhadap masalah profesi
guru, dan memang sudah dapat dilihat para pendengar bahkan seluruh masyarakat sudah dapat membayangkan kejadian di atas, seperti yang tadi.

Penyaji II : ya, benar sekali

Narator : Nah pendengar, tadi kita sudah dengarkan penjelasan pengertian
profesionalisme menurut para ahli, kebijakan-kebijakan DEPDIKNAS dalam pengembangan profesi guru/pendidik dan juga masalah profesi guru pada tataran nasional, sekarang kiat lanjut dengan kompetensi guru, dan apa saja syarat-syarat menguasai kompetensi guru tersebut, tapi tahan dulu setelah lagu yang menarik ini… Jadi, jangan kemana-mana dulu ya…

Musik : Lagu

Narator : Baiklah pendengar setia UNIMED FM radio pendidikan radio kita
bersama, baru saja kita dengarkan Hutada Hikaru dengan first love-nya. Sekarang kita lanjut kembali dengan teman-teman kiat mahasiswa jurusan teknologi pendidikan UNIMED. Mengenai kompetensi, langsung saja saudara lamhot!

Penyaji III : sekarang kita lanjutkan bagian kompetensi guru
Kompetensi merupakan pemilikan, penguasaan, keteraampilan dan kemampuan yang dituntut oleh jabatan seseorang. Seorang calon guru harus menguasai kompetensi guru dan harus mengikuti pendidikan khusus profesi.
UU guru dan dosen mencakup empat kompetensi yang selanjutnya akan di elborasi menjadi beberapa sub kompetensi:
1. kompetensi kepribadian, merupakan kemampuan personal yang mencerminkan kepemilikan terhadap:
a. kepribadian yang mantap dan stabil
b. kepribadian yang dewasa
c. kepribadian yang arif
d. kepribadian yang berwibawa
e. berakhlak mulia dan dapat menjadi teladan
2. kompetensi paedagogik, meliputi antara lain:
a. memahami peserta didik (dengan memanfaatkan prinsip perkembangan kognitif, prinsip kepribadian dan mengidentifikasi bekal ajaran awal peserta didik)
b. merancang pembelajaran termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran (menerapkan teori belajar dan pembelajaran, menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik menyusun rancangan pembelajaran)
c. melaksanakan pembelajaran (menata latar pembelajaran dan melaksanakan pembelajaaran yang kondusif)
d. merancang dan melakukan evaluasi pembelajaran (melaksanakan essesment, proses dan hasil belajar secara berkesinambungan menganalisis hasil penilaian proses dan hasil belajar untuuk menentukan tingkat ketuntasan hasil belajar)
e. mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan potensi yang dimilikinya (memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan potensi akademik dan non-akademik)
3. kompetensi professional, antara lain:
a. menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang study (memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum, memahami struktur, konsep, metoda dan keilmuan yang menaunginya, memahami hubungan konsep antara mata pelajaran terkait dan menerapkan konsep keilmuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari).
b. Menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk menambah wawasan dan memperdalam pengetahuan/materi bidang study.
4. kompetensi social, berkenaan dengan kemampuan pendidik sebagai bagian dari masyarakat untuk berkomunikasi dan bergaul secara efektif, dan mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan:
a. peserta didik
b. sesama pendidik dan tenaga kependidikan
c. orang tua/ wali peserta didik dan masyarakat
Dan tujuan pengembangan standar kompetensi guru dan dosen adalah untuk menjamin mutu sehingga pelayanan pendidikan dapat ditingkatkan kualitasnya, sehingga mutu pendidikan dapat ditingkatkan. Selain itu standar kompetensi guru dan dosen digunakan sebagai: acuan untuk penyusunan kurikulum, pedoman penyelenggaraan proses belajar mengajar dan penilaian pendidikan guru dan dosen, baik untuk pendidikan prajabatan maupun pendidikan dalam jabatan. Standar kompetensi guru dan dosen juga berfungsi sbagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan guru dan dosen dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu tinggi.

Narator : jadi, seorang guru harus berkompetensi sebagai pendidik, yakni harus
memiliki 4 komponen yakni kompetensi kepribadian, kompetensi paedagogik, kompetensi profesional, dan kometensi sosial. Bukankah demikian?


Penyaji III : ya, benar sekali.

Musik : klasik

Narator : Kita alihkan ke saudari Lusi.Lalu, bagaimana dengan sertifikasi guru
dalam jabatannya?

Penyaji IV : Baiklah saya akan jelaskan. Sertifikasi guru adalah proses perolehan sertifikat pendidik baagi guru, jadi sertifikasi guru dalam jabatannya memiliki tujuan, yakni:
1. menentukan kelayakan guru dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembelajaran.
2. meningkatkan profesionalisme guru, dan
3. meningkatkan harkat dan martabat guru.
Dari 3 hal tersebut diharapkan bermanfaat untuk;
a.melindungi profesi guru dari praktik-praktik yang tidak kompeten, yang dapat merusak citra profesi guru
b.melindungi masyarakat dari praktik-praktik pendidikan yang tidak berkualitas dan tidak profesional
c.menjaga lembaga penyelenggara pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) dari keinginan internal dan tekanan eksternal yang menyimpang dari ketentuan-ketentuan yang berlaku, dan
d.meningkatkan kesejahteraan guru.

Adapun prinsip sertifikasi guru,yaitu:
(1). Dilaksanakan secara objektif, transparan dan akuntabel.Maksudnya; Objektif bersifat sertifikat pendidik yang impartial, tidak diskiriminatif, dan memenuhi standar pendidikan nasional. Transparan mengacu pada proses sertifikasi yang memberikan peluang kepada para pemangku kepentingan pendidikan untuk memperoleh akses informasi tentang pengelolaan pendidikan seperti masukan, proses, dan hasil sertifikasi. Dan Akuntabel yaitu proses sertifikasi yang dipertanggungjawabkan kepada pemangku kepentingan pendidikan secara administratif, finansial dan akademik.
(2). Berujung pada peningkatan mutu pendidikan nasional melalui peningkatan mutu guru dan kesejahteraan guru.
(3). Dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yaitu UU R I nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, dan UU R I nomor 14 tahun 2005 tentang dosen dan guru, dan juga peraturan pemerintah nomor 19 tahun 2005 tentang standar nasional pendidikan.
(4). Dilaksanakan secara terencana dan sistematis.
(5). Menghargai pengalaman kerja guru, maksudnya lamanya guru mengajar, pendidikan dan pelatihan yang pernah diikuti serta karya yang telah dihasilkan baik bentuk tulisan maupun media pembelajaran.

Narator : Bagaimana dengan penilaian portofolio tentang sertifikasi guru dalam jabatan dan bagaimana penyusunan portofolionya ?

Penyaji IV : Ok..Ok penilaian portofolio merupakan pengakuan atas pengalaman profesional guru dalam bentuk penilaian terhadap kumpulan dokumen yang mendeskripsikan:
a. kualifikasi akademik
b. pendidikan dan pelatihan
c. pengalaman mengajar
d. hasil karya perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran
e. penilaian dari atasan dan pengawas
f. prestasi akademik
g. karya pengembangan profesi
h. keikutsertaan dalam forum ilmiah
i. pengalaman organisasi dibidang pendidikan dan sosial
j. penghargaan yang relevan dengan bidang pendidikan.

Maksudnya : guru dalam jabatan yang memiliki kualifikasi akademik S I/ D-IV tidak sesuai dengan mata pelajaran yang dikuasainya, keikutsertaan dalam pendidikan profesi atau uji kompetensi dilakukan berdasarkan mata pelajaran, dan atau satuan pendidikan yang dimilikinya (diampunya).
Contohnya : guru memiliki kualifikasi akademik fisika tetapi mengajar matematika memilih disertifikasi sebgai guru matematika, penilaian portofoalio dinilai dengan instrumen guru matematika.

Dan proses penyusunan portofolionya, begini ;
Diktoral jendral PMPTK menentukan penempatan jumlah peserta sertifikasi dan melakukan penyusunan kuoto sertifikasi disetiap daerah di indonesia. Kemudian, dinas pendidikan merekrutmen peserta sertifikasi dan menetapkan sebagai daftar peserta sertifikasi. Dan guru melakukan penyusunan portofolio, lalu perguruan tinggi yang telah ditetapkan oleh pemerintah melakukan penilaian portofolio dan uji kompetensi lalu sesudah lulus sertifikasi akan diberikan sertifikat pendidik, dan apabila belum lulus, guru masih bisa mengajukan untuk ikut portofolio dan melaksanakan pendidikan dan pelatihan kemudian di uji kembali dan lulus maka akan diberikan sertifikat pendidik, dan begitu seterusnya.

Narator : Wah… lengkap sudah berarti guru yang memiliki sertifikasi pendidik yaitu adalah guru yang profesional dan berkompetensi dong….!!!

Penyaji IV : Iya Benar…

Narataor : Baiklah pendengar, sudah cukup banyak yang dijelaskan oleh teman-teman kita dari jurusan Teknologi Pendidikan UNIMED stambuk 2006, tentang “ Profesionalisme Dan Kompetensi Guru” dan para penyaji saya ucapkan terima kasih banyak buat ilmu yang telah dibagi-bagi pada kita semua ya… dan SAMPAI JUMPA

Semua penyaji: S A M P A I J U M P A …..
Musik : lagu penutup ….


Jika ingin memilikinya bisa download Disini




Dan Berikut adalah Contoh Naskah Radio Pendidikan Hasil Karya saya untuk Tugas Kuliah

Judul                            : Batang Penyimpan Air pada Kaktus
Pelajaran                     : Biologi
Kelas                            : 6 SD
Penulis Naskah            : Khalid Nurdien

NASKAH RADIO Pendidikan
Judul “Batang Penyimpan Air pada Kaktus”
Musik : IN-UP-DOWN-OUT

Narator : Asslamualaikum/Inilah siaran Radio Pendidikan delapan sembilan koma dua FM/bersama kak khalid//

Musik : UP-DOWN-OUT

Narator : selamat pagi pendengar radio pendidikan delapan sembilan koma dua FM//Pagi ini kita disini hadir/untuk berbagi ilmu dengan adik-adik sekalian tentang “tanaman kaktus”//

Musik : IN-UP-DOWN-OUT

Narator : Dengan mengikuti program siaran radio ini//diharapkan adik-adik dapat
1. Mengetahui apa itu tanaman kaktus/
2. Manfaat tanaman kaktus/dan
3. Cara merawat tanaman kaktus/

FX : Musik “melody” diputar panjang

Narator : karena tadi kak khalid bilang kita/berarti kakak sedang bersama seseorang nih adik-adik/yaitu hari ini kakak ditemani oleh kakak ana/pagi kak ana//

Penyaji 1: Pagi//

Narator : Nah kak Ana ini sangat menyukai tanaman kaktus/kak ana juga memiliki banyak tanaman kaktus dirumahnya serta membudi dayakan tanaman kaktus/berarti kak ana ini sudah tidak diragukan lagi untuk memberikan pengetahuan nya  tentang tanaman kaktus//gimana kalau kita dengarkan langsung aja nih penjelasan dari kak ana tentang tanaman kaktus//

Penyaji I : oke,“Tanaman Kaktus” yaitu tanaman berduri yang dapat hidup di daerah-daerah kering/seperti gurun pasir//tanaman kaktus ini juga bisa ditemukan di daerah semi-gurun/ padang rumput kering/ hutan meranggas/ atau padang rumput//Umumnya/tumbuhan ini hidup di daerah beriklim tropis dan subtropis//Kaktus adalah nama yang diberikan untuk anggota tumbuhan berbunga famili Cactaceae//tulisannya C-a-c-t-a-c-e-a-e//
Narator : Jadi, tanaman kaktus ini bisa hidup di daerah yang sangat panas sekalipun dan minim nya air ya kak ana?//

Penyaji I : ya, benar//

Narator : Lalu, bagaimana tanaman kaktus ini bisa bertahan hidup di daerah yang jarang air?karena seperti yang kita ketahui bahwa setiap tanaman butuh air//

Penyaji I : Ehem/ehem// Kaktus termasuk ke dalam golongan tanaman sukulen karena mampu menyimpan persediaan air di batangnya//Batang tanaman ini mampu menampung volume air yang besar dan memiliki bentuk yang bervariasi//Untuk dapat bertahan di daerah gurun yang gersang atau jarang air/ Kaktus harus mengumpulkan dan menyimpan air sebanyak mungkin pada saat hujan tiba//selain itu/ Kaktus memiliki akar yang panjang untuk mencari air dan memperlebar penyerapan air dalam tanah//Kaktus menyimpan air dalam batangnya yang berdaging// Kaktus juga memiliki daun yang berubah bentuk menjadi duri/sehingga dapat mengurangi penguapan air lewat daun//Oleh sebab itu/kaktus dapat tumbuh pada waktu yang lama tanpa air//

Musik : UP-DOWN-SLOW

Narator : oh begitu ya kak ana/tanaman kaktus ini memiliki manfaat ga sih kak ana?//

Penyaji I : ya/tentu//

Narator : apa aja sih manfaat dari tanaman kaktus?

Penyaji I : pertama/Sebagai tanaman hias/lalu bisa Untuk souvenir/lalu sebagai tanaman makanan/dan juga bisa menjadi tanaman obat loh//

Narator : wah/ternyata bisa dimakan dan untuk obat adik-adik//lalu tanaman ini bisa diolah menjadi makanan apa aja ya dan obat untuk menyembuhkan penyakit apa ya?//

Narator : tapi tahan dulu penjelasannya kak ana/baiklah adik-adik/ jangan pindah gelombang dulu ya/tetap di delapan sembilan koma dua FM radio pendidikan!//Karena kita akan kembali dengan ilmu-ilmu yang lebih menarik lagi/setelah yang berikut ini//

Musik : lagu

Narator : Oke pendengar delapan sembilan koma dua FM radio pendidikan/ itu dia tadi lagunya d’masiv-jangan menyerah// lagu itu merupakan lagu motivator kak khalid kalau sedang tidak semangat//loh/apa hubungan nya ya/hahahaha//oke deh/Sekarang kita akan lanjut perbincangan kita tentang “tanaman kaktus”//

Musik : klasik- UP-DOWN-SLOW
Narator : perbincangan kita tadi sampai dengan tanaman kaktus bisa dimakan dan bisa juga menjadi tanaman obat//nah/pertanyaan nya/tanaman ini bisa diolah menjadi makanan apa aja dan Apa yang membuat tumbuhan berduri ini berkhasiat?//


Penyaji I : Baiklah//sebenarnya tidak semua kaktus yang bisa dimakan dan bisa untuk menjadi obat//hanya beberapa jenis saja/contohnya untuk jenis kaktus pir berduri atau Pear Prickly Cactus atau bahasa latinnya opuntia ficus-indica// Suku-suku India dan Meksiko telah menggunakan kaktus jenis ini sebagai berbagai bahan makanan/mulai dari sup/selai/hingga keju// Dalam sebuah penelitian/secuil kaktus ternyata sangat kaya flavonoid//Flavonoid sangat dikenal terutama atas kemampuan antioksidan sehingga disebut "pengubah respon biologi alami"//Tak lain zat ini mampu mendukung mengubah reaksi tubuh terhadap alergen dan virus//Banyak laporan menyatakan jika flavonoid berperan besar melawan karsinogen/ dan menciptakan aktivitas anti kanker// Setiap bagian kaktus pir berduri ini dapat digunakan// di bagian pipih besar/berwarna hijau berukuran seperti piring oval/memiliki nutrisi berkadar besar//Mineral/seperti potasium/kalsium/zat besi/magnesium//Penelitian juga menunjukkan jika kaktus dapat membantu menyembuhkan penyakit dari dalam tubuh// Dengan melindungi sistem kekebalan/dan menyingkirkan radikal bebas dalam tubuh//pir berduri ini berpotensi memperlambat penuaan/dan terus-menerus membantu fungsi organ bekerja maksimal//Selain itu/buah kaktus pun teruji efektif menurunkan tekanan darah dan menjaga kadar kolesterol jahat pada level rendah serta meminimalkan ancaman jantung//intinya adalah/tanaman kaktus ini dapat
Menekan kadar gula darah/Menurunkan tingkat  LDL (kolesterol jahat) /Menurunkan tekanan darah dan mengurangi beban pada jantung  /Membantu menyembuhkan tubuh dari dalam dan melindungi sistem kekebalan/Menyingkirkan radikal bebas dalam tubuh/ menghilangkan gatal-gatal kemerahan bahkan reaksi alergi/ berpotensi memperlambat penuaan/ dan Membantu fungsi organ bekerja maksimal//
Narator : ternyata banyak sekali manfaat dari jenis kaktus pir berduri ini ya adik-adik//

Musik : UP-DOWN-SLOW
Narator : semakin menarik aja perbincangan kali ini//setelah mendengar penjelasan tentang tanaman kaktus serta manfaat dari tanaman kaktus ini/adik-adik pasti ingin tahu tips dan bagaimana cara merawat tanaman kaktus ini? //
Penyaji I : sangat mudah kok/Bila adik-adik  membeli tanaman kaktus di swalayan/sebaiknya tanaman kaktus tersebut tidak boleh diletakkan di tempat panas terlebih dahulu/karena kaktus sebelumnya sudah beradaptasi dengan pendingin yang ada di pasar swalayan//Jika langsung terkena sinar matahari akan menyebabkan tanaman kaktus tersebut akan stress//berilah waktu buat tanaman kaktus untuk beradaptasi dengan lingkungan baru minimal selama satu bulan//lalu Setelah sampai dirumah jangan langsung disiram/boleh menyiramnya jika sudah seminggu dengan jumlah air yang tidak terlalu banyak//Jika ingin membuat taman kaktus dirumah/yang perlu disiapkan hanya//
  1. pot datar besar untuk tempat taman lumut//
  2. Masukkan sterofoam yang sudah dipotong kecil/kira- kira seperempat pot//Sterofoam berfungsi untuk serapan air//
  3. Siapkan pasir/sekam/dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:2/aduk hingga rata kemudian diamkan hingga kering//l
lalu/
  1. Masukkan pasir/sekam dan pupuk ke dalam pot sampai sterofoam terendam//
  2. Tanam kaktus sesuai selera anda/sebaiknya menanam kaktus yang cepat meninggi di pinggir/dan kaktus yang pendek ditanam ditengah – tengah//
  3. Setelah ditanam sebaiknya dikasih pasir malang//
  4.  Taburilah batu – batu kecil di dekat kaktus//
  5. Setelah selesai simpanlah tanaman kaktus ditempat yang kering dan jangan disiram selama seminggu/tujuannya agar tanaman kaktus dapat beradaptasi dengan media tanam yang baru//
Setelah anda menanam kaktus jangan ditinggalkan begitu saja/Anda harus merawatnya dengan baik agar anda mendapatkan hasil yang memuaskan//
Musik : UP-DOWN-SLOW
Penyaji I : cara – cara merawat tanaman kaktus/ diantaranya/
  1. Taman kaktus harus diangin- anginkan selama tiga hari sekali agar tidak lembab//Bila tanaman kaktus ini disimpan di dalam ruangan/akan membuat kaktus menjadi lembab lama kelamaan kaktus akan mati secara perlahan – lahan//Dan jika/tanaman kaktus masih dapat sinar matahari anda tidak perlu mengangin- anginkannya lagi//
  2. Tidak boleh menjemur tanaman kaktus langsung dibawah sinar matahari//Jika terkena sinar matahari secara langsung dapat menyebabkan tanaman kaktus anda terbakar/ ciri –ciri tanaman kaktus terbakar adalah ujungnya berwarna cokelat dan kehitaman//
  3. Tanaman kaktus tidak boleh disiram setiap hari karena akan menyebabkan kaktus menjadi lembab//Sebaiknya disiram dua kali seminggu dengan menggunakan spray//Ciri tanaman kaktus yang lembab adalah ujung kaktus akan terasa lembek//
  4. Kaktus juga harus diberi pupuk terutama pupuk NPK//Cara memberi pupuk pada kaktus/ masukkan pupuk kedalam tanah/setelah itu anda timbun kembali agar pupuk tidak menguap dan khasiatnya maksimal//
Musik : UP-DOWN-SLOW
Narator : lengkap sudah tema yang kita bahas hari ini/mulai dari pengertian tanaman kaktus sampai dengan merawat tanaman kaktus//
Ternyata kaktus merupakan tanaman favorit bagi orang-orang yang tidak memiliki waktu banyak /karena Kaktus tidak perlu sering-sering disiram/ menanamnya tidak repot/dan sangat mudah tumbuh bahkan saat kemarau yang sangat kering sekalipun serta banyak sekali manfaat nya//
Musik : UP-DOWN-SLOW
Narator : Baiklah adik-adik/sudah cukup banyak yang dijelaskan oleh kak ana tentang “ Tanaman kaktus”//dan untuk kak ana//saya ucapkan terima kasih banyak buat ilmu yang telah dibagi-bagi pada kita semua//
Penyaji I : sama-sama
Narator : Dan untuk semua pendengar radio pendidikan delapan sembilan koma dua FM/sampai jumpa/wassalam//

Musik : lagu penutup



Jika ingin memilikinya bisa download Disini

Semoga Bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar