Senin, 03 September 2012

Trick & Tips Menghemat Daya Baterai Blackberry



Salah satu masalah yang sering di rasakan oleh pengguna BlackBerry yaitu penggunaan baterai yang boros dan cepat sekali baterai BlackBerry lowbat. Meng-charge baterai BlackBerry berulang-ulang hanya bisa menimbulkan kebocoran pada BlackBerry anda jika tidak dilakukan dengan benar contoh nya Sering dicabut saat baterai belum penuh atau masih di charge. Solusi untuk mengatasi baterai BlackBerry yang cepat sekali lowbat yaitu dengan melakukan beberapa settingan pada BlackBerry anda, agar baterai BlackBerry anda lebih hemat dan tidak cepat lowbat. Berikut beberapa trik dan tips meng-setting BlackBerry anda, agar daya baterai BlackBerry anda lebih hemat.
Operator
  • Gunakan atau pilih operator yang memiliki jaringan stabil di daerah anda, agar BlackBerry anda tidak selalu sibuk mencari sinyal (Anda bisa cek info tarif dahulu untuk semua operator)
Pengisian Baterai
  • Setiap melakukan pengisian baterai Smartphone BlackBerry, usahakan sampai penuh dan jangan charge di tinggal sampai pagi.
  • Gunakan charger bawaan BlackBerry (Original), agar pengisian lebih optimal.
Media
  • Kurangi volume pada BlackBerry anda saat bertelepon atau mendengarkan musik
  • Gunakan headphone
  • Masuk ke media menggunakan BlackBerry Desktop Manager (Menghindari ukuran)
  • Matikan settingan equalizer / Headset Music EQ (Media – Options)
Browsing
  • Kunjungi situs mobile agar loading pages pada saat browsing tidak berat
  • Matikan atau kurangi lebih rendah Repeat Animation (Browser – General Properties)
  • Jangan biarkan browser berjalan jika anda tidak menggunakannya dengan tekan ESC untuk close browser
Screen / Keyboard
  • Kurangi Backlight Brightness sampai 10 (Recommend) (Options – Screen/Keyboard)
  • Kurangi Backlight Timeout sampai 10 Sec. (Recommend) (Options – Screen/Keyboard)
  • Gunakan sarung BlackBerry yang original agar saat BlackBerry di sarungkan maka layar LCD otomatis akan mati
  • Nonaktifkan Audible Roll (Options – Screen/Keyboard), hanya BlackBerry yang menggunakan TrackBall
  • Nonaktifkan suara tombol / Key Tone (Options – Screen/Keyboard)
Koneksi Jaringan
  • Nonaktifkan koneksi jaraingan BlackBerry anda jika tidak sedang di gunakan seperti Wi-Fi, Bluetooth, GPS
  • Gunakan auto On/Off
  • Gunakan modus tunggal saja (1XEV, Hanya 2G atau 3G saja)
Shortcut
  • Gunakan Shortcut Smatphone BlackBerry ketika anda ingin membuka aplikasi atau apapun pada BlackbBerry
Kamera
  • Matikan lampu flash jika foto di luar ruangan untuk menghemat baterai BlackBerry anda (Kamera – Option)
  • Atur Picture Size ke Normal (Kamera – Option)
  • Atur Picture Quality ke Normal (Kamera – Option)
  • Atur Color Effect ke Normal (Kamera – Option)
Aplikasi
  • Tutup aplikasi jika aplikasi BlackBerry tersebut sudah selesai anda gunakan dan jangan biarkan berjalan (Jangan tekan tombol Off / tombol merah pada BlackBerry anda untuk keluar dari aplikasi)
  • Hal ini yang sering terlupakan, Log Out semua aplikasi pihak ketiga jika sedang tidak di gunakan seperti YM, MSN dan lainnya
Indikator
  • Matikan cakupan LED untuk menghemat baterai BlackBerry
GPS
  • Gunakan zoom out agar anda bisa melihat seluruh area tanpa mencarinya lebih lama, karena GPS akan lebih memboros baterai BlackBerry anda.
Semoga trik dan tips di atas dapat membantu anda dan ingat juga sedia payung sebelum hujan, sedia baterai cadangan.
Semoga bermanfaat

Senin, 27 Agustus 2012

Kebijakan Baru PT. KAI masih Tanda Tanya (?)






PT. KAI telah menerapkan kebijakan baru , salah satu nya adalah memesan tiket sesuai dengan nama lengkap yang tertera pada kartu identitas (KTP). Kebijakan tersebut sudah di sosialisasikan hingga akhir Oktober 2011, informasi kebijakan baru tersebut saya ketahui ketika saya ingin berpergian ke daerah malang - jawa timur dari stasiun senen, tentunya dengan menggunakkan jasa transportasi kereta api sekitar pertengahan Oktober 2011 kemarin. (Ini Pengalaman saya) Pada waktu sebelum berangkat ke stasiun, saya belum mengetahui peraturan baru tersebut sehingga ketika saya sudah sampai ke stasiun, tiket menuju ke daerah yang saya ingin kunjungi telah habis hingga beberapa hari ke depan padahal saya sudah datang pagi-pagi yang biasa nya pada jam tersebut tiket pasti masih saya dapatkan. Kondisi tersebut membuat saya memutuskan untuk membeli tiket pada calo dengan harga 2x lipat dari harga sebelumnya dikarenakan saya butuh perjalanan hari itu juga. lalu ketika saya ingin masuk ke dalam stasiun, ternyata ada pemeriksaan tiket sesuai dengan nama di KTP, kalo tidak sesuai maka tiket tersebut hangus , saya langsung kaget (udah beli mahal-mahal masa hangus gitu aja) lalu saya menanyakan pada petugas tersebut, "sejak kapan peraturan ini diterapkan?dan kenapa bisa habis sampai beberapa hari kedepan?" petugas itu menjawab "kebijakan baru ini masih dalam tahap sosialisasi hingga akhir bulan ini nanti setelah itu jika nama di tiket tidak sesuai dengan tertera di KTP maka tiket ini akan benar-benar hangus, kebijakan ini untuk mengurangi para calo dan sekarang tiket bisa dipesan hingga H-7 serta tidak adanya tiket berdiri atau tanpa tempat duduk". Karena ini masih dalam tahap sosialisasi maka saya diperbolehkan masuk stasiun namun tentu saja kebijakan tersebut merugikan masyarakat. Dibawah ini beberapa hal yang muncul di pikiran saya saat itu :

Kekurangan 

  1. Membutuhkan waktu serta biaya transportasi untuk memesan tiket sebelumnya
  2. Bagi yang ada keperluan mendadak maka harus ditunda untuk beberapa hari ke depan
  3. karena ada sistem pemesanan tiket H-7, kesempatan untuk mendapatkan tanggal keberangkatan sulit didapatkan
  4. Pemesanan tiket nya menjadi rumit karena harus mengisi formulir serta mengisi nomor KTP padahal sudah disertakan fotocopy KTP
  5. Tidak disediakan nya Pulpen serta meja untuk menulis ,, maka Penumpang harus mengeluarkan dana tambahan untuk membeli pulpen serta mencari tatakan untuk menulis
  6. Tidak ada nya tempat duduk tambahan (Gerbong tambahan)
  7. Peraturan baru ini BELUM TERSOSIALISASIKAN dengan BAIK,,buktinya masih banyak masyarakat yang masih bingung dan kecewa saat ini dengan adanya kebijakan baru ini.
Kelebihan

  1. Kereta tidak penuh orang karena tidak adanya tiket berdiri
  2. Tidak terlalu banyak Calo (tapi calo tetep aja calo,, ngertikan maksud saya)
  3. Jadwal kereta "Sedikit" On Time walaupun tetep saja terlambat beberapa puluh menit
  4. Di dalam stasiun tidak penuh orang karena hanya yang ingin berangkat saja yang diperbolehkan masuk.

Tidak hanya sampai di sini saja , karena masih banyak kelanjutan Opini masyarakat tentang kebijakan baru PT. KAI hingga saat ini serta dampak positif dan negatif yang ditimbulkan. 

Berikut adalah Dampak Positif dan Negatif nya
PT KAI semakin serius memerangi calo tiket yang sangat merugikan konsumen. Upaya ini sebagai bentuk komitmen memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang.

Mulai Minggu (12/8/2012), PT KAI menerapkan aturan baru terkait tiket, yaitu satu nama untuk satu tiket. Jadi, setiap pembelian per lembar tiket, harus melampirkan data diri setiap calon penumpang. Aturan ini berbeda dengan sebelumnya, dimana setiap pembeli tiket harus menyertakan satu KTP maksimal untuk empat tiket.
"Calon penumpang diwajibkan membawa data diri setiap membeli tiket kereta api semua kelas. Sedangkan untuk anak yang belum memiliki data diri, balita misalnya, nama pun tetap harus dicantumkan," kata Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, Minggu (12/8/2012).

Ditambahkannya, apabila anak sudah masuk usia sekolah dan memiliki kartu pelajar atau kartu identitas lainnya, wajib disertakan. Mulai 1 September mendatang, penumpang kereta api yang data dirinya di tiket berbeda dengan KTP, akan diturunkan di stasiun terdekat. Konsekuensinya tiket atau uang pembelian dianggap hangus. "Kami berkomitmen mempersempit ruang gerak calo. Kami tak ingin dicap bermain mata dengan mereka (calo). Makanya, kebijakan ini wujud peningkatan kenyamanan dan keamanan penumpang karena meminimalisasi praktik percaloan," papar Eko.

Kebijakan baru PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang mulai menerapkan aturan satu tiket untuk satu tempat duduk sejak tahun ini mendapat pujian dari berbagai kalangan. Aturan yang didasarkan pada Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 8 Tahun 2001 tentang Angkutan Kereta Api dinilai cukup sukses dalam mengatasi permasalahan antrean Lebaran dan juga praktik percaloan tiket.

“Saya apresiasi betul dengan kinerja PT KAI pada momen Lebaran tahun ini. Saya sudah sampaikan pada Menteri Negara BUMN agar seluruh penyelenggara transportasi umum dapat meniru apa yang telah dilakukan oleh PT KAI. Saya sudah melihat dan merasakan sendiri, dan saya harus katakana, layanan PT KAI saat ini adalah yang terbaik,” ujar pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagyo, saat dihubungi, Minggu (26/8).

Sebagaimana diketahui, sejak tahun lalu, PT KAI sejak mulai menerapkan aturan baru yang membatasi tingkat okupansi sebesar 100 persen. Dengan demikian, tidak ada lagi jenis tiket untuk penumpang berdiri yang notabene di luar jumlah hitungan tempat duduk yang tersedia.

“Dengan aturan baru itu, penumpang tidak perlu lagi antre panas-panas jelang Lebaran. Ini sekaligus edukasi agar masyarakat mulai terbiasa membeli tiket dengan perencanaan jauh-jauh hari,” kata Agus. Selain meminimalisasi antrean panjang jelang Lebaran, penerapan aturan baru tersebut juga dapat mengatasi praktik calo tiket yang selama ini selalu menjadi masalah besar dalam layanan kereta api dan sarana transportasi lainnya.

Tidak ada lonjakan penumpang. "Secara kuantitas penumpang memang turun tapi kualitas pelayanan penumpang naik, semenjak kami menetapkan kebijakan baru dengan 100 persen penumpang, dimana satu tiket satu tempat duduk. Kalau dulu 125 persen, sehingga penumpangnya bisa berdiri, yang mengakibatkan lonjakan penumpang," kata Sapto Hartoyo, Manajer Humas Daop 4 di Stasiun Semarang Tawang. 

Menurut Yoseph kebijakan tersebut justru membatasi akses bagi pengguna kereta, terutama yang berasal dari golongan ekonomi lemah. Padahal, menurutnya selama ini kereta api menjadi moda alternatif yang paling aman daripada berkendara dengan sepeda motor di jalan raya.
"Semestinya ada upaya lain untuk menampung calon penumpang yang tak kebagian tiket karena tak bisa lagi ada penumpang berdiri. Misalnya saja dengan penambahan kereta yang lebih banyak, atau koordinasi dengan moda transportasi lain, seperti bus," ungkap Yoseph
Menurutnya lagi, hingga saat ini kebijakan 100 persen tempat duduk tanpa tiket berdiri itu tidak dibarengi dengan koordinasi yang baik antara moda kereta api dengan moda transportasi yang lain. "Semua berjalan sendiri-sendiri, tidak koordinatif. Akibatnya, kemungkinan banyak calon pengguna KA yang tak tertampung justru beralih ke sepeda motor yang lebih riskan kecelakaan," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Direktur Sarana PT KAI Rono Pradipto menyatakan bahwa PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah menyiapkan 32 rangkaian kereta tambahan, namun memberlakukan kebijakan tanpa toleransi kepada penumpang tanpa tempat duduk.
Sesungguhnya, kebijakan baru dari PT KAI ini adalah langkah maju agar keamanan dan kenyamanan bagi para penumpang terjaga dan terfasilitasi dengan baik. Namun disisi lain pemerintah juga harus memikirkan bagaimana diluar kereta api pun, kegiatan mudik tahunan ini dapat dijalankan oleh masyarakat dengan ketersediaan transportasi yang cukup. Masyarakat pun harus membarengi hal ini dengan kesadaran dalam berkendara dan berperilaku selama arus mudik 2012.

Jumat, 13 Juli 2012

Beasiswa BBM dan PPA 2012 Bina Sarana Informatika (BSI)

BEASISWA BANTUAN BELAJAR MAHASISWA (BBM) dan PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK (PPA)

Dalam rangka meningkatkan akses dan pemerataan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi warga negara Indonesia, mengurangi jumlah mahasiswa yang putus kuliah karena kurang mampu membiayai pendidikan, serta meningkatkan prestasi dan motivasi mahasiswa, Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyediakan beasiswa dalam bentuk Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) dan beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA). Beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa yang masih aktif dalam jenjang pendidikan program Diploma dan Sarjana dengan ketentuan sebagai berikut.
  1. Bagi mahasiswa program S1/Diploma IV, paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester VIII.
  2. Bagi mahasiswa program Diploma, paling rendah duduk pada semester II dan paling tinggi duduk pada semester IV (untuk Program D-II) atau VI (untuk Program D III).
 BEASISWA BBM

Beasiswa BBM diberikan kepada mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 2,50 yang orang tua/wali-nya tidak mampu membiayai pendidikan.

BEASISWA PPA

Beasiswa PPA diberikan kepada mahasiswa dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,00 yang orang tua/wali-nya tidak mampu membiayai pendidikan.
Persyaratan lebih lanjut dapat dilihat pada alamat website Dikti: http://.dikti.kemdiknas.go.id dengan headline Pedoman Beasiswa PPA dan BBM atau dapat menghubungi Pembantu Dekan III masing-masing fakultas.



Tahun anggaran 2012 pemerintah kembali akan memberikan beasiswa bagi mahasiswa Bina Sarana Informatika berupa beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) dan Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) , Bagi mahasiswa yang berminat beasiswa ini segera mengajukan , berkas diberikan ke Ibu Indarti di BSI F2 - Jl. Dewi Sartika No. 77 (Kampus A), Cawang, Jakarta Timur.
Info lebih lanjut hubungi Ibu Indarti 021-8000063 (HALO BSI)

Adapaun persyaratan untuk mengajukan beasiswa ini sebagaimana lampiran berikut